Pemadaman Listrik Akan Dibicarakan di Banmus

oleh -83 Dilihat

BANGKA — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herman Suhadi, angkat bicara merespon keinginan masyarakat terkait pemadaman listrik secara bergilir yang kembali diberlakukan pihak PLN Wilayah Bangka Belitung.

“Sebenarnya ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Jadi saya berharap, agar kinerja PLN itu semakin hari semakin baik,” kata Herman Suhadi di Khongjie Kopi Sungailiat, Kamis (24/2).

Kepada PLN Wilayah babel, Herman Suhadi menyarankan agar tidak ada lagi gangguan listrik atau pemadaman bergilir seperti pada bulan – bulan sebelumnya, apa lagi dalam waktu dekat ini akan memasuki bulan suci Ramadhan.

“Kita juga menyadari, kalau namanya mesin, pasti ada masanya rusak – rusak. Tapi saya berharap agar kawan kawan di PLN itu cepat tanggap. Apa lagi umat Islam tidak lama lagi akan menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri, keinginan besarnya supaya selama Ramadhan dan menyambut hari kemenangan itu tidak ada lagi pemadaman. Tujuannya agar masyarakat yang menjalankan ibadahnya dapat lebih khusuk dan tenang,” bebernya.

Herman Suhadi juga mengingatkan kepada pihak PLN, jika pemadaman listrik terus berlanjut, maka akan menganggu Ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM yang mencari rezeki pada saat bulan puasa.

“Kita berharap selama bulan Ramadhan tidak ada lagi pemadaman listrik, karena itu merupakan momen momen ekonomi bagi masyarakat, dimana UMKM dan para pedagang dan sebagainya, kan sangat ketergantungan untuk mencari rezeki lebih di bulan puasa untuk persiapan Lebaran,” kata dia.

Herman pun menegaskan, jika pemadaman listrik bergilir tersebut masih berlangsung juga, maka tidak menutup kemungkinan DPRD Babel akan memanggil pihak PLN.

“Pastinya kita akan koordinasi dan mencari tahu apa penyebabnya? Kawan – kawan di PLN kan pastinya tahu tentang mesin dan apa penyebabnya? Dan bagaimana cara menanggulanginya?” imbuhnya.

Masih kata Hermah Suhadi, persoalan pemdaman listrik tersebut akan dibicarakan dalam rapat Bamus pada hari Jum’at besok, tanggal 24 Pebruari 2022.

“Besok kita bicarakan di Bamus, karena kita juga banyak dapat keluhan dari masyarakat. Sehingga sebagai lembaga yang memang untuk menjaring aspirasi tentunya kita sangat peduli,” tutupnya. (*)

Sumber : kabarbangka.com