Seorang Pasien di Babar Probable Omicron, Satgas Covid Waspada

oleh

BANGKA BARAT — Satgas Penanganan Covid – 19 Bangka Barat telah mengirimkan sampel hasil pemeriksaan seorang pasien ke Laskesda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis ( 3/2 ) lalu.

Di dalam pemeriksaan spesimen tersebut dilakukan S Gene Target Failure ( SGTF ). Pihak Satgas menerima hasilnya pada Sabtu ( 5/2 ).

Menurut Ketua Satgas Penanganan Covid – 19, Achmad Nursandi, hasilnya belum bisa dikonfirmasi sebagai kasus varian baru Omicron.

” Pemeriksaan ini kita kirim apakah mengarah ke varian Omicron, tapi dari pemeriksaan itu belum bisa dikonfirmasi sebagai kasus Omicron. Hasil yang keluar adalah probable Omicron, bukan konfirmasi Omicron,” ujar Sandi saat Konferensi Pers di Kantor BPBD Bangka Barat, Minggu ( 6/2 ) pagi.

Sandi menjelaskan, untuk mendapatkan hasil yang pasti, harus dilakukan test sequensing dan itu hanya bisa dilaksanakan di Balitbang Jakarta, sedangkan di Provinsi Babel hal itu belum bisa dilakukan.

” Jadi dua model pemeriksaan ini berbeda. Kita juga merencanakan untuk mengirimkan lagi spesimen yang hasil interpretasinya probable Omicron untuk kita periksa apakah konfirmasi Omicron atau bukan. Akan kita kirimkan itu secepat mungkin,” sambungnya.

Kendati baru probable ( kemungkinan ), namun Satgas Covid Bangka Barat meningkatkan status ke level waspada Omicron. Sandi menegaskan pihaknya akan meningkatkan tracking dan tracing dan melakukan karantina setara status Omicron.

” Penanganan Omicron sama dengan kasus Covid lain, hanya angka reproduksi efektif empat kali lebih besar daripada varian Delta,” terangnya.

Menurut dia varian Omicron lebih cepat menular dan tersebar. Karena itu sarana isolasi perlu disiapkan secepatnya guna mengantisipasi segala kemungkinan.

” Kita sedang menyiapkan seluruh isoter mungkin Senin kita sudah buka yang di Muntok. Seluruh kasus konfirmasi dan kontak eratnya kita karantina di Muntok,” tutup Sandi.

Dari data yang dirilis Satgas Penanganan Covid – 19 Bangka Barat hari ini, Minggu ( 6/2 ), pasien positif Covid yang sedang dirawat atau diisolasi sebanyak 8 orang, setelah terjadi penambahan 1 pasien dari Kecamatan Muntok.

Saat ini terdapat tiga kecamatan yang masih memiliki kasus positif Covid – 19, yakni Kecamatan Muntok 4, Jebus 1 dan Parittiga 3 orang. ( SK )