Polairud Temukan Timah Dibawah Nanas

PANGKALPINANG — Tim Hiu Putih Satuan Polair Polres Pangkalpinang, mengamankan Zulkifli alias Cecep (31), dan Fahmi (44).

Zulkifli alamat Desa Balunijuk, dan Fahmi alamat Jakarta Barat.

Keduanya adalah supir truk bermuatan nanas, yang diamankan Satuan Polair Polres Pangkalpinang di Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, pada Sabtu (8/1) pagi.

Dari Zulkifli diamankan 1 unit truk Mitsubishi warna kuning dengan Nomor Polisi BN 8966 PT, 1 tiket Kapal Star Belitung, 5 karung berisikan Timah Lebur (kurang lebih 140 Kg), dan 6.800 butir buah nanas.

Dari Fahmi diamankan 1 unit truk Mitsubihi Canter warna kuning dengan Nomor Polisi BN 8243 QA, 1 Tiket Kapal KM Star Belitung, 1 karung Pasir Timah (kurang lebih 23 Kg), dan 7400 butir buah nanas.

Dalam laporannya, Kasat Polairud Polres Pangkalpinang, AKP Yordansyah mengungkapkan, sebelumnya telah mendapatkan informasi dari masyarakat, tentang adanya mobil truck membawa timah secara Ilegal untuk dibawa keluar Bangka, dengan menggunakan Kapal Star Belitung.

Dari informasi tersebut, kemudian dilakukan penyelidikan. Pada hari Sabtu (8/1) pagi, dilakukan penangkapan terhadap 2 dua orang berikut 2 truck yang digunakan.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan 5 karung yang diduga berisikan timah lebur dan 1 karung diduga pasir timah, di dalam mobil yang diamankan tersebut.

Kedua sopir berikut barang bukti yang ditemukan, dibawa ke Mako Satuan Polairud Polres Pangkalpinang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

AKP Yordansyah, seizin Kapolres Pangkalpinang, membenarkan kabar tersebut.

“Benar, diamankan tadi pagi sekitar jam 8. Barang buktinya timah lebur, sepertinya produk rumahan,” ungkap Yordan via sambungan ponselnya, Sabtu. (Romlan)