Pertikaian Keluarga, 1 Korban Tewas Terkena Tikaman

BANGKA — Seorang ibu rumah tangga berinisial SM ( 50 ) dan seorang laki – laki, SD ( 49 ) terkapar bersimbah darah akibat pertikaian keluarga yang berbuntut penusukan dengan senjata tajam oleh terduga pelaku berinisial MR ( 29 ), di Desa Air Ruay, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Minggu ( 1/5/2022 ).

Bahkan satu dari dua korban tersebut, yaitu SD hingga meninggal dunia akibat luka tusukan, sementara SM menderita luka berat dan saat ini dirawat di rumah sakit.

Sementara si terduga pelaku, MR (29) masih dalam pengejaran pihak Kepolisian, karena melarikan diri usai menikam dua orang tersebut.

Menurut Kapolres Bangka, AKBP Indra Kurniawan, tiga orang yang bertikai tersebut merupakan saudara kandung, namun salah satu diantaranya adalah saudara tiri.

Pemicu kejadian berdarah tersebut menurut Kapolres, terduga pelaku merasa kesal lantaran ditegur oleh korban SD, lantaran sering keluar rumah tanpa pamit. Bahkan terduga pelaku membawa kabur sepeda motor milik saudaranya sendiri.

” Korban dan pelaku tiga saudara, namun salah satu yaitu SD adalah saudara tiri. SM dan pelaku MR merupakan saudara kandung, korban SD itu, menasehati pelaku kalau keluar rumah itu ngasih tahu, supaya orang nggak khawatir. Pelaku ini tiga hari sebelum kejadian sempat membawa kabur sepeda motor milik salah seorang saksi, dan dicari tidak ketemu,” ungkap AKBP Indra, Minggu sore.

Saat kejadian, terduga pelaku, MR dan korban SD sebelumnya sempat cekcok mulut lantaran MR tidak terima saat dinasehati oleh korban. Detik selanjutnya MR langsung mengambil pisau dan menikam korban.

Melihat situasi seperti itu, SM berusaha melerai keduanya. Namun ia malah ikut terkena tikaman pisau di bagian punggungnya.

Lanjut Indra, usai melakukan aksi beringasnya, terduga pelaku pun melarikan diri menggunakan sepeda motor milik korban SD.

Kedua korban dilarikan ke rumah sakit, namun sayangnya salah satu diantaranya dikabarkan meninggal dunia.

” Pelaku melarikan diri menggunakan motor Honda Beat warna silver milik korban SD dengan Nomor Polisi BN 2174 BB. Keduanya dibawa ke rumah sakit, satu meninggal dunia yaitu SD,” kata Indra.

Menurut Kapolres saat ini MR masih diburu anggota Polres Bangka, karena pria tersebut langsung kabur usai menikam dua korbannya.

” Pelaku saat ini proses lidik dan dalam pengejaran,” ujar AKBP Indra. (Randhu)